Belum Jadi Walikota, Mularis Djahri Sudah Realisasikan Program 1RW4NA

Program 1RW4NA (1 RW 4 Wirausaha Baru) yang digagas pasangan Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) ternyata memasuki babak baru tanpa harus menunggu menjadi Walikota Palembang.

Saat ini sudah memasuki tahap realisasi program pendampingan dan pemberian modal usaha Rp. 25 juta tanpa agunan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta warga yang ingin mengawali karir di bidang wirausaha.

Setelah melalui serangkaian proses dan koordinasi pra pelatihan. Pelatihan peserta program 1RW4NA edisi perdana dilakukan, Senin (2/4/2018) di Kantor LPUUEK Jalan Hang Suro No. 8 Bukit Kecil Palembang.

Berdasarkan data, gelombang pertama
program pelatihan dan pendampingan dimulai tercatat 60 orang yang telah didata dan terdafar untuk mengikuti program.

60 orang ini terbagi dua yakni dari 30 orang yang memang sudah menjadi pelaku usaha, mulai dari pelaku usaha fashion, toko kelontong, pedagang kaki lima, petani dan peternak lele, serta beberapa pelaku usaha yang berbasis online.

30 orang lagi merupakan orang-orang yang masih mencoba masuk dan ingin menjadi new comers memulai usahanya.

Dzulfikri, salah satu fasilitator program 1RW4NA yang juga sebagai Ketua Himpunan Pemuda Dagang dan Pemuda Tani Seluruh Sumatera Selatan (HP3S) mengatakan pola dari program ini yakni bagaimana mencoba mengangkat derajat hidup masyarakat menengah kebawah di Kota Palembang.

“Pertama kita berikan pelatihan berupa materi-materi melalui kelas-kelas yang sudah kita susun sebelumnya, maksudnya kita menciptakan wirausahawan baru ini dengan sistem yang jelas dan terukur, kita mulai dari proses pelatihan sebagai langkah awal,”terangnya.

Pelatihan ini disiapkan dengan menghadirkan para pemateri-pemateri yang dianggap kualified dan memang pelaku usaha, sehingga ada pengetahuan baru yang didapat oleh peserta.

“Kelas ini kita rencanakan sampai 11 kali sesi kelas hingga mereka benar-benar siap,”tegasnya.

Dia menjelaskan kelas akan tetap berjalan meskipun mereka sudah membuka usaha mereka.

“Tujuannya ya untuk maintenance juga sekaligus pemecahan masalah yang mereka hadapi dilapangan. Nah, ini kita sebut sebagai upaya pendampingan,”katanya.

Sementara, Marlian Supriyadi, salah satu pemateri dan mentor di program 1RW4NA yang juga anggota komunitas DDN Indonesia mengatakan kondisi saat ini di Palembang gairah berwirausaha masih stagnan, atau bisa dibilang tidak berada daam posisi naik secara signifikan.

“Artinya memang butuh lecutan-lecutan, kita sebagai penggiat berusaha membuat masyarakat menengah kebawah untuk sadar berwirausaha,”ungkapnya.

Selain itu mengurangi pengangguran, UMKM terbukti sebagai penopang perekonomian negara.

“Di era digitalisasi dan media social, kita terasa tertantang untuk membuka peluang wirausaha seluas-luasnya dengan memanfaatkan teknologi informasi khususnya media social,”katanya.

Dia menambahkan jika mengandalkan metode konvensional akan sulit berkembang. Selain itu, untuk mendongkrak jumlah wirausahawan kita harus sering-sering memberikan pelatihan dan sosialisasi.

“Khususbuat pemerintah ini ya, jadi campur tangan pemerintah sangat diharapkan untuk meningkatkan jumlah UMKM di kota Palembang.

Sementara, Taslim Warga Talang Kelapa, Kec. Alang – Alang Lebar selaku peserta menjelaskan ikut program 1RW4NA dapat dari ayahnya.

“Dari dua orang anak, saat ini sedang usaha ternak lele dirumah. Motif saya ikut program 1RW4NA salah satunya saya perlu tambahan modal, dan irwana memfasilitasi itu,”katanya.

Selanjutnya program ini akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha seperti saya, jadi saya sangat tertarik buat ikut.

“Saya butuh hal yang seperti ini untuk mengembangkan usaha saya. Program ini sangat bagus dan saya sangat setuju sekali,”pungkas Dia. (rel)

author
No Response

Leave a reply "Belum Jadi Walikota, Mularis Djahri Sudah Realisasikan Program 1RW4NA"