Berkas dan Tersangka Ujaran Kebencian di Serahkan ke Kejari Palembang

PALEMBANG – Berkas Perkara tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dengan tersangka Ir FK (50), pemimpin redaksi media online transformasinews.com akhirnya dilimpahkan ke penyidik Kejaksaan Negeri Palembang, kemarin (8/5).

Penyerahan tahap kedua yakni barang bukti beserta tersangka ini dilakukan penyidik Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polresta Palembang dipimpin Kanit Pidsus Iptu Hary Dinar sekitar pukul 14.00 WIB.

Sedangkan, tersangka FK, warga  Kompleks Griya Hero Abadi Kelurahan/Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL), Palembang saat pelimpahan turut didampingi kerabatnya masuk ke dalam mobil penyidik Pidsus Polresta Palembang menuju ke kantor Kejari Palembang.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB SIK SH MH melalui Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara SIK SH MH dikonfirmasi terkait pelimpahan tahap kedua membenarkan. Yon menyebut menyebut dengan telah dilakukannya pelimpahan tahap kedua ini, penyidik telah menyelesaikan tugasnya yang selanjutnya menjadi wewenang penyidik Kejari Palembang.

Dalam berkas perkara, tersangka FK disangka melanggar Pasal 27 ayat 1 dan 3 masalah penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial junto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda sebanyak-banyaknya satu miliar rupiah,” ungkap Yon didampingi Kanit Pidsus, Iptu Hary Dinar, kemarin (8/5).

Dikatakan Yon, kasus yang menjadi atensi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara yang memimpin langsung ekpose kasus ini di Mapolresta Palembang pada 9 Maret 2018 lalu ini.

Bermula saat tersangka menghadiri kegiatan pelantikan Pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Ormas Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Sumsel pada 24 Februari 2018 di Griya Agung  yang dihadiri sejumlah pejabat daerah termasuk gubernur Sumsel dan para walikota/bupati se-Sumsel.

Usai acara pelantikan oleh Gubernur Sumsel dilanjutkan sesi foto bersama dengan pengurus dan Pj Wako Palembang Dr Akhmad Najib SH MHum juga ikut serta, namun setelah itu menurut tersangka dia melihat Najib berfoto sembari menyilangkan tangan kanannya.

“Pada saat itu menurut tersangka dia melihat Pj. Wako Palembang menyilangkan keempat jari tangannya ke depan dada sewaktu pengurus Pemuda Pancasila meneriakkan salam empat pilar. Namun, oleh tersangka nama itu dipelesetkan menjadi nama kelamin pria dan ditulis di dinding FB pribadi miliknya @feri kurniawan hingga berujung pada pelaporan ke polisi,” urai Yon.

Tersangka diciduk di rumahnya pada 7 Maret 2018 lalu sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung dibawa Mapolresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara, pengakuan tersangka dirinya khilaf dengan menuliskan kata-kata yang tidak sepantasnya lantaran sebelumnya memang merasa sakit hati terutama dengan aparat pemerintahan. ”Saya khilaf dan mengaku bersalah, semoga ini tidak akan terulang lagi ke depannya,” sebut tersangka. (sumeks)

author
No Response

Leave a reply "Berkas dan Tersangka Ujaran Kebencian di Serahkan ke Kejari Palembang"