Hari Peduli Sampah, Mularis Ajak Galakan Budaya Hidup Bersih

Seluruh kota di dunia, menghasilkan sampah hingga 1.3 Miliar Ton Per Tahun. Pada 2025, Bank Dunia memprediksi jumlah ini akan meningkat hingga 2.2 Miliar Ton. Di negara yang belum memiliki manajemen sampah, hal ini tentu akan menjadi sebuah masalah bagi warga nya. Belum mapan nya sistem daur ulang serta kesadaran untuk tak membuang sampah sembarangan akan memperbesar masalah penanganan sampah ini.

Indonesia, memiliki peristiwa tragis atas kelalaian pengelolaan sampah. Pada tahun 1992, terjadi sebuah peristiwa longsor di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Leuwigajah, Bandung yang menimbulkan banyak korban.

Pada 21 Februari 2005, di TPA yang sama terjadi lagi longsor yang mengakibatkan korban tewas dan luka-luka sebanyak 156 warga yang bermukim di sekitar TPS tersebut.

Hal ini dipicu oleh hujan yang turun selama 3 hari berturut-turut, yang menyebabkan kurang lebih 2.7 Juta meter kubik sampah longsor hingga menutupi wilayah pemukiman warga sekitar. Disertai efek domino menumpuknya timbunan sampah di banyak TPS sebelum disalurkan ke TPA Leuwigajah tersebut.

Pada tahun 2015, Pemerintah menetapkan tanggal dari peristiwa tersebut, 21 Februari sebagai “Hari Peduli Sampah Nasional” (HPSN).

Sebuah peringatan bagi kita untuk mencegah terulangnya kecerobohan dan kelalaian dalam menangani sampah.

Calon Walikota Palembang H.Mularis Djahri beberapa hari lalu berkesempatan menemui tokoh inspiratif di kota Palembang, Ibu Syalfitri. Seorang Ibu yang mengelola “Bank Sampah” miliknya. Dalam “galeri” ini beliau memamerkan hasil kerajinan tangan dari anak-anak asuh beliau, yang semuanya berasal dari material sampah. Hormat yang amat sangat tinggi, kami sematkan kepada Ibu Syalfitri, inspirasi yang beliau lahirkan sungguh luar biasa. Beliau mendirikan sebuah “Taman Kanak-kanak” yang biaya sekolah nya, dibayar oleh orang tua murid dengan sampah rumah tangga masing-masing yang sudah dipisahkan antara Organik & Non-Organik. (rel)

author
No Response

Leave a reply "Hari Peduli Sampah, Mularis Ajak Galakan Budaya Hidup Bersih"