Ishak Mekki Gagas Percepat Hilirisasi Karet di KEK TAA

Palembang, rakyatsumsel.com- Terkait semakin memburuknya taraf kehidupan petani karet dan perekonomian masyarakat menyusul anjloknya harga komoditi karet, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Ishak Mekki angkat suara. Dia berpendapat bahwa hilirisasi karet harus segera terealisasi pada tahun mendatang untuk melindungi harga di tingkat petani.

“Provinsi kita ini punya luas lahan karet terluas di Indonesia tapi sayangnya taraf hidup petani karet kita masih jauh dari sejahtera. Apalagi seperti saat ini, harga sedang jatuh di pasar ekspor akibat ketergantungan terhadap standar harga internasional. Untuk itu, perlu ada langkah konkret mengatasinya, salah satunya memastikan ada hilirisasi,” tutur Ishak Mekki yang mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur (Cagub) Sumsel pada pemilihan gubernur (Pilgub) 2018 mendatang.

Mantan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) dua periode ini menuturkan bahwa ide hilirisasi karet ini sudah lama didengungkan di Sumsel namun sangat sulit terwujud karena daerah memiliki sejumlah kendala infrastruktur.

Hanya saja kata suami Hj Tartila ini, jika tidak ada tekad yang kuat untuk mengatasinya maka memiliki pabrik ban, dan sentra pabrik dari bahan dasar karet lainnya seakan hanya angan-angan dan mimpi.

“Bangun sentra hilirisasi karet, semisal pabrik ban. Karena ini salah satu jawaban dari problematika selama ini di mana produksi karet kita tinggi sementara harga anjlok akibat tergantung pagu internasional. Kita mampu berlepas dari ketergantungan itu, tentunya dengan mempercepat hilirisasi tadi. Nantinya para petani kita dapat langsung melempar getah karetnya ke sentra industri hilir di sini. Minimal ada pabrik ban motor di Sumsel ini dan bisa diserap di dalam negeri,” beber Ishak.

Masih kata Ishak, sudah saatnya Sumsel bukan hanya menjadi daerah penghasil bahan baku tapi sudah menghasilkan produk jadi. Jika Sumsel tidak merubah diri dari cara lama, maka dipastikan petani karet kita akan semakin sulit di masa datang. Pasalnya saat ini sudah ada negara pemain baru yakni Vietnam dan Thailand yang mampu menghasilkan produk lebih baik dan berkualitas.

“Saya bertekad mewujudkan pelabuhan internasional dan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (KEK TAA) karena ini adalah kunci Sumsel untuk selangkah lebih maju dibandingkan daerah lain. Bukan hanya persoalan hilirisasi karet yang teratasi, persoalan hilirisasi sawit dan batu bara juga dapat diselesaikan,” tukas Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel ini. (rel)

author
No Response

Leave a reply "Ishak Mekki Gagas Percepat Hilirisasi Karet di KEK TAA"