Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov Sumsel

No comment 71 views

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakholder di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, yang berhasil membangkitkan Kejayaan Sriwijaya sejak 72 tahun terbentuknya Provinsi Sumsel.

Karena, di usianya ke-72 tahun, Sumsel diakuinya berhasil menjadi daerah terpandang bukan hanya di Indonesia, namun juga terpandang di mata dunia internasional.

“Sebagai provinsi olahraga, budaya, pariwisata, perdagangan, industri dan lainnya, Sumatera Selatan telah menjadi provinsi terpandang bukan hanya di Indonesia. Tapi terpandang dimata dunia Internasional. Selain itu, bentuk memperkuat otonomi daerah telah dilakukan Provinsi Sumatera Selatan khususnya sejak 10 tahun terakhir dibawah kepemimpinan Gubernur Alex Noerdin,” katanya, saat menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa XIX DPRD Sumsel, dalam rangka memperingati hari jadi ke-72 Provinsi Sumsel tahun 2018, di ruang rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (23/05).

Tjahjo Kumolo melanjutkan, peringatan hari jadi Provinsi Sumsel ke-72 ini, menambah jumlah peringatan hari jadi daerah yang didatanginya langsung sejak menjabat sebagai Mendagri. “Ini (Sumsel) menjadi yang ke-29 kalinya saya hadir pada peringatan hari jadi daerah-daerah di Indonesia,” ujarnya.

Hari jadi Provinsi Sumsel ini, sambungnya, menjadi momentum yang baik bagi pelaksana dan pengambil kebijakan, untuk melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan selama 72 tahun Sumsel.

“Seperti yang disampaikan pak Alex (Noerdin), ada 134 penghargaan yang diterima Sumatera Selatan sejak 4 tahun terakhir. Ini menjadi bukti prestasi kerja pemerintah Sumatera Selatan. Banyaknya penghargaan selama kepemimpinan Gubenrur, itu bukan hanya untuk pak Alex, tetapi menjadi penghargaan untuk seluruh masyarakat Sumsel,” tegasnya.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menjelaskan, peringatan hari jadi Provinsi Sumsel ini menjadi peringatan terakhir baginya, menyampaikan pidato sebagai Gubernur Sumsel. Karena 2018 ini merupakan tahun akhir masa jabatannya, seiring dengan berakhirnya RPJMD Provinsi Sumsel tahun 2013-2018.

Orang nomor satu di Sumsel itu menerangkan, visi dan misi ‘Sumatera Selatan sejahtera, lebih maju dan berdaya saing internasional’, sudah terujud saat Sumsel berumur 72 tahun. Hal ini dapat dilihat dari berbagai capaian, diantaranya pertumbuhan ekonomi, gini rasio, persentase penduduk miskin, tingkat pengangguran terbuka, produk domestik regional bruto, program sekolah gratis sampai kuliah gratis dan usia harapan hidup.

“Selama 4 tahun pelaksanaan RPJMD sampai saat ini sudah diterima 134 penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional. Artinya, rata-rata tiap tahun diterima 32 penghargaan atau tiap 1 sampai 2 minggu sekali Sumsel menerima penghargaan, ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembangunan Sumsel,” terangnya.

kemudian, tambah Alex, tahun 2018 ini juga menjadi tahun terberat yang harus dilalui Provinsi Sumsel. Selain karena adanya Pilkada serentak, juga karena adanya event Internasional Asian Games XVIII, yang menjadi taruhan bagi Sumsel dalam membawa nama baik bangsa Indonesia dimata dunia.

“Tiga hal penting yang menjadikan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games, Pertama karena Sumsel kondusif, dikenal zero konflik. Kedua, berpengalaman menyelenggarakan event internasional dan ketiga, Sumsel memiliki infrastruktur dan fasilitas olahraga berstandar internasional. Tiga hal ini sangat penting dan harus selalu kita jaga bersama,” tukasnya.

Sementara, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Uzer Effendi yang memimpin rapat Paripurna istimewa mengatakan, tema peringatan hut ke-72 Provinsi Sumsel tahun ini, adalah dengan semangat hari jadi ke-72 mari kita sukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Asian Games XVIII, menuju Sumsel yang sejahtera, lebih maju dan berdaya saing Internasional. (rel)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov Sumsel"