Perbaikan Jembatan Endikat Dimulai Pertengahan Maret dan Selesai Akhir Tahun

PALEMBANG – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah V masih melakukan proses lelang perbaikan jembatan Endikat. Tahapannya masih memasuki tahap evaluasi serta pembuktian, untuk proyek di perbatasan Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat itu.

“Setelah lolos administrasi, perusahaan yang mengikuti lelang harus menjalani proses evaluasi dan pembuktian dari Tim Pokja. Untuk proses konstruksi diperkirakan akan dimulai sekitar pertengahan Maret,” ujar Kepala Satker Wilayah II Sumsel, Ir Rusman MM melalui Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan, Andi Pratama.

Andi menjelaskan proses perbaikan berdasarkan rencana yang telah disusunnya akan memakan waktu 8 bulan. “Tapi itu tidak mutlak yah. Kalau pengerjaan oleh pihak ketiga nanti cepat, yah selesainya juga bisa cepat. Namun kami targetkan paling lambat akhir tahun ini bisa segera selesai,” katanya.

Kondisi bantalan kayu yang beberapa waktu lalu mengalami kerusakan saat ini sudah diperbaiki dan bisa dilalui kendaraan. Andi menuturkan pihaknya telah mengganti 30 keping balok yang rusak dengan yang baru.

“Perbaikan di lapangan sifatnya sementara. Kami juga menempatkan beberapa petugas yang rutin mengecek kondisi jembatan dan mengatur arus lalu lintas. Di dekat lokasi jembatan juga sudah ada posko khusus agar petugas bisa memantau kondisi jembatan 1×24 jam,” ungkapnya.

Selama proses lelang juga, pihaknya telah menyiagakan sejumlah alat berat. Sehingga, apabila terjadi kerusakan bisa segera diatasi. “Ada juga alat berat yang disiagakan. Jikapun di lapangan masih dirasa kurang, kami siap mengirimkan alat berat yang ada di Lahat sert Muara Enim,” ucapnya.

Dijelaskan Andi, saat proses perbaikan jembatan Endikat, pihaknya akan menggunakan skema buka tutup jalan. Pihaknya tidak ingin mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif karena ketahanan jalannya belum tentu sebanding dengan jalan nasional.

“Nantinya malah akan berisiko bagi pengendara. Terpaksa kita gunakan skema buka tutup jalan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintahan setempat mengenai hal itu,” jelasnya.

Diungkapkan Andi, pekerjaan perbaikan jembatan yang menelan anggaran Rp5,5 miliar tersebut bakal menemui beragam resiko di lapangan. Di antaranya, faktor cuaca yang tidak menentu, akses jalan menuju jembatan yang sempit sehingga sulit mengirimkan alat berat dan material bangunan.

“Tempatnya juga ekstrem. Berada di tengah jurang. Sehingga seluruh pekerja yang terlibat dalam proses pengerjaan harus ekstra hati-hati,” terangnya.

Masih kata Andi, perbaikan jembatan berusia 26 tahun itu hanya akan dilakukan pada lantai jembatan saja. Lantainya diangkat seluruhnya dan diganti dengan lantai jembatan jenis Double Tee. “Untuk konstruksi jembatan masih kuat karena menggunakan rangka baja Australia,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumsel Daerah Pemilihan (Dapil) VII (Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang), Holda MSi meminta kepada pihak BBPJN untuk segera melakukan proses perbaikan jembatan endikat. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menyambungkan wilayah Lahat dan Pagaralam.

 
 “Adanya kerusakan ini membuat aktifitas masyarakat menjadi terganggu. Terutama untuk pengiriman barang dan jasa di kedua wilayah itu. Saya harap perbaikannya bisa dilaksanakan secepat mungkin,” pungkas politisi Partai Demokrat ini. (sumeks)
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Perbaikan Jembatan Endikat Dimulai Pertengahan Maret dan Selesai Akhir Tahun"