Hanura Kubu Daryatmo Masih Tunggu Putusan PTUN No 24/G/2018/PTUN

Jakarta, rakyatsumsel.com- PTUN sudah menolak gugatan Hanura Kubu Daryatmo no 12/FP/2018/PTUN, namun kubu Daryatmo masih menunggu keputusan PTUN atas gugatan mereka bernomor 24/G/2018/PTUN untuk membatalkan SK 01/2018.

Kuasa hukum kubu Daryatmo-Syarifuddin Suding, Adi Warman mengatakan Selain permohonan No. 12/FP/2018/PTUN, masih ada satu gugatan mereka yang lain di PTUN yakni perkara No. 24/G/2018/PTUN tentang permohonan pembatalan SK 01/2018 dengan Ketua Umum Oesman Sapta dan Sekjen Hary Lotung.

Jika gugatan mereka ditolak PTUN maka SK 01/2018 menjadi sah dan akan tetap berlaku, Namun jika gugatan tersebut dikabulkan maka SK 022/2016 lah yang sah, dimana Ketua Umum Oesman Sapta dan Sekjen Syarifuddin Suding.

Sementara itu Ketua DPP Partai Hanura kubu OSO, Inas Nasrullah Zubir mengatakan, kalaupun nantinya gugatan kubu Daryatmo diterima dan  berlaku SK Menkumham 022/2016, Sudding tetap tidak bisa menjadi Sekjen sepenuhnya.

Pasalnya, selama ini dia selalu berhalangan hadir di kantor DPP Partai Hanura di City Tower.

"Karena Berdasarkan PO No. 07/2016 yang ditandatangani oleh Wiranto dan Berliana Kartakusumah, seluruh surat-surat resmi dan penting dapat ditandatangani oleh ketua umum dan salah satu wakil sekjen," kata Inas.

Jadi, jelasnya, Hanura di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang masih dapat mendaftarkan calon legislatif dan calon presiden Pemilu 2019 ke KPU tanpa Sudding, sebab bisa ditandatangani oleh Ketum dan salah satu Wakil Sekjen. (***). 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Hanura Kubu Daryatmo Masih Tunggu Putusan PTUN No 24/G/2018/PTUN"