Surat Terbuka Laonma Tobing

1 comment 1008 views

JAKARTA.  Mega skandal korupsi Dana Hibah Sumsel sudah berjalan 5 tahun lamanya, dan nilai korupsi mencapai triliunan rupiah, namun aneh, pihak berwenang hingga kini baru menjerat 2 terdakwa. Itu pun diduga kuat kedua orang ini bukanlah aktor utama atau patut diduga malah dikorbankan.

Mereka adalah Laonma Tobing, mantan Kepala BPKAD Pemprov Sumsel, serta Ikhwanudin, Mantan Kepala Kesbangpol Provinsi Sumsel.

Sepertinya, tangan keadilan dalam skandal Hibah Sumsel  sangat sulit sampai ke aktor utama alias “sang dalang”. Berbagai macam drama terjadi guna menjegal jalannya hukum yang adil dan jujur.

Entah sudah berapa episode yang diisi dengan intrik dan trik selama 5 tahun ini. Banyak penggalan cerita yang sebenarnya penting, namun berjalan datar begitu saja. Seperti cerita sehari sebelum Laonma ditahan oleh penegak hukum. 

Di malam yang dingin, pada hari Rabu tanggal 5 April 2017, dia bertemu Gubernur di ruang VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Sebagai bawahan yang sedang resah gelisah menghadapi kasus hukum berat, ia bermaksud meminta petunjuk kepada atasan, sukur-sukur nasibnya bisa terselamatkan.

Sang Gubernur saat itu hanya menyampaikan pesan penuh arti. Sambil berbisik pelan ia berujar, “Anda harus tetap tenang dalam menghadapi permasalahan yang sedang terjadi, meskipun sampai ditahan”.

Dan, betul saja, sehari kemudian Laonma ditahan dan didakwa kurungan selama 5 tahun penjara.

Sudah hampir satu tahun Laonma ditahan, tentu berat baginya untuk tetap tenang seperti yang diharapkan sang Gubernur.

*Artikel ini berdasarkan pengakuan tertulis Laonma Pasindak Lumban Tobing.

sumber berita: Transformasi News

author
One Response
  1. author

    Anonim5 bulan ago

    seorang awam yg tdk mengerti hukum pun yg mengikuti jlnnya perkara ini walau hanya membaca dan mendengar merasa hukum kurang di tegakkan, alasannya seorang gubernur menandatangani realisasi anggaran dgn jmlh yg tdk sedikit menanda tangani tanpa membaca dan mengetahui realisasi,,,? itu tdk mungkin dan mengapa badan hukum menerima alasan tersebut apa tdk mengerti secara hukum dan secara official bahwa justru gubernurlah yg hrs tahu dan yg memng agrementted anggaran dari suatu anggaran dan juga peruntukannya, kamimasyarakat Sumatera Utara juga ber anggapan seperti isi surat Sdr Laonma Tobing. bahwa beliau di tumbalkan. apakah badan hukum di Sumsel sudah sekotor itu ? dimana keadilan ? pd saat pil gub sumsel brp dana yg terpakai dari anggaran ? tolong diperiksa. jgn mengkambing hitamkan org lain yg jelas di Sumut hal ini bnyk di perbincangkan dan tdk dpt menerima putusan hakim hny berat sebelah, yg tdk sekolah aja bisa mengetahui ke tidak adilan dan ke pura pura bodohan dari peradilan ini si Suharto yg menggali hutang si Megawati yg membayar ? Indonesia Made In mangkin gemuk si Alex Nurdin itu ya ! dl dia menjanjikan akan membantu pak Laon dlm perkara ini kenapa ? tentu ada keterkaitan sekarang ! cuci tangan eh ! ada Tuhan ya ! jgn beliau pikir selesai persoalan dar dirinya ! kalau di mata Tuhan yg benar yah ! benar yg salah tetap salah walaupun di dunia ini kita bisa mengelabui orang itu bukan berarti selesai dosanya ? di akhirat nanti msh hrs dipetanggung jawabkan juga buat para hakim yg mengadili jgn percuma disumpah, dan belajar hukum selama 4 Thn tapi pura pura bodoh atau sengaja Amin, kiranya Tuhan turun tangan dlm hal ini juga bpk presiden jokowi yg jelas mengetahui hal ini dan yg telah saya kirim kan surat terbuka akan hal ini kpd beliau sebelum beliau meninjau jakabaring kiranya Tuhan membukakan jalan yg benar buat perkara ini, ada dugaan dari kami orang Sumut mengangkat Pak Laonma Tobing hingga beliau resain dariBPKP dgn catatan karena dianggap bisa turut perintah utk mksd tertentu dlm arti mengeluarkan dana utk dana pil gub sumsel tanpa beliau sadari dirinya telah ditumbalkan. sekarang apa tindakan Alex Nurdin utk meringankan beban Pak Laonma ? kiranya Keluarga beliau diberi ketabahan dan hukuman yg telah di jatuhkan kami mohon ditinjau kembali demi kejujuran agar kami rakyat Sumut dapat percaya akan badan hukum khususnya di Sumsel tq

    Reply

Leave a reply "Surat Terbuka Laonma Tobing"