banner 788x90

Pedagang Pasar Pocong Harapkan Program Pinjaman Modal Meringankan dari Pasangan MUSI

banner 728x120

Pedagang kecil inginkan Walikota Palembang akan datang ada program pinjaman modal usaha yang ringan dan tidak memberatkan terutama dalam melakukan cicilan.

“Dulu saya pernah mengajukan pinjaman modal di salah satu bank dengan agunan BPKB motor, namun itu cukup saja jadikan pengalaman buruk karena bukannya usaha jadi baik tapi malah semakin membuat susah karena bunganya juga cukup tinggi,”ungkap Zulkifli Warga Kelurahan 10 Ulu, SU II, Palembang yang merupakan pedagang bumbu dapur, Jumat (9/3/2018).

Saat ini Ia mengaku takut mengambil pinjaman karena takut tidak mampu membayarnya.

“Jika ada program pinjaman yang tidak memberatkan tentu sangat baik buat kami pedagang kecil, “keluh pria 50 tahun ini yang sehari-hari bersama istri berjualan bumbu dapur di Pasar Pocong, Telaga Swidak, 14 Ulu, Palembang.

Selain permodalan, harga cabai yang tidak menentu juga menjadi masalah bagi mereka.

“Harga cabai mulai kemarin naik dari 60 ribu per kilogram menjadi 70 ribu per kilogram,”terangnya.

Penghasilan kotor perhari antara rata-rata 300 ribu paling besar 500 ribu sehari dengan menjual barang dagangan bumbu dapur seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan lainnya.

Oleh karena itu pihaknya meminta agar pinjaman modal pedagang kecil itu dipermudah.

“Ya bagus juga program pinjaman modal, pemerintah memberikan kita pinjaman modal, tapi harus dengan bunga serendah-rendahnya,”tegas Zul.

Pihaknya menyambut baik jika ada pasangan calon yang programkan pinjaman modal apalagi tanpa agunan dan bunga rendah.

“Karena takutnya nanti jika tidak mampu bayar agunannya diambil dan sangat merugikan masyarakat,”ujar Dia.

Lanjut Zulkifli, jika memang ada Calon Walikota yang nantinya memberikan pijaman tanpa agunan sangat setuju dan senang sekali.

“Itu bisa untuk menambah modal usaha pedagang kecil seperti kami buat mengembangkan usaha,”sahutnya.

Pihaknya juga merasa bangga jika ada pemimpin peduli pedagang kecil dan membina profesinya.

“Ya saya setuju itu, kita ini kan juga butuh dukungan dari pemerintah, dibantu dikembangkan usahanya. Seperti kami ini kalau usaha seperti ini saja agak susah untuk memenuhi kebutuhan, jadi kami juga usaha sampingan lain buat tambahan,”terangnya.

Dia berharap agar pemerintah turun tangan membantu pedagang kecil seperti mereka.

“Sebenernya saya juga punya rencana untuk megembangkan usaha, tidak terus-terusan begini, tapi ya itu tadi, kesulitan modal menjadi kendala utama saya, Sewa kios sekarang sudah mahal, jika modalnya tidak ada ya terpaksa menerima nasib yang penting cukup untuk kebutuhan sehari-hari,”harap Zulkifli.

Menanggapi hal ini pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri – Syaidina Ali mengatakan pasangan MUSI sejak awal komitmen ingin memajukan pedagang kecil.

“Sejak awal program 1RW4NA kita gaungkan sejatinya untuk mereka melalui pembinaan, pelatihan hingga pinjaman modal tanpa agunan hingga 25 juta,”tegas MD. (rel)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Pedagang Pasar Pocong Harapkan Program Pinjaman Modal Meringankan dari Pasangan MUSI"