Saldo Rekening Kampanye Dodi-Giri Hanya Rp 1,1 Juta

Empat pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sumsel menyerahkan berkas laporan awal dana kampanye (LADK) ke KPU Sumsel, Rabu (14/2). Berdasarkan saldo di buku bank pada awal pembukaan rekening, paslon nomor urut 1 Herman Deru-Mawardi Yahya membuka rekening awal pada 3 Januari 2018 sebesar Rp190 juta (saldo terakhir per 14 Februari Rp110.253.514).

Paslon nomor urut 2 Aswari Rivai-Irwansyah membua rekening awal pada 14 Februari 2018 sebesar Rp100 juta (saldo per 14 Februari Rp180 juta). Kemudian paslon nomor urut 3 Ishak Mekki-Yudha Pratomo membuka rekening pada 12 Februari sebesar Rp5 juta (saldo per 14 Februari Rp5 juta). Sedangkan paslon nomor urut 4 Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas membuka rekening pada 12 Februari Rp1,1 juta (saldo per 14 Februari Rp1,1 juta).

Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi mengatakan, semua paslon sudah menyerahkan LADK ke KPU. “Kita sudah menerima LADK dan nomor rekening dari empat paslon. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan dana kampanye yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Naafi, Kamis (15/2).

Dia menjelaskan, jumlah saldo akan bertambah dan berkurang karena adanya pemasukan dan pengeluaran. KPU Sumsel membatasi maksimal transaksi dana kampanye yang boleh diterima oleh pasangan calon (paslon) sebesar Rp97 Miliar.

“Pengeluaran dana kampanye dibatasi Rp97.756.038.125. Acuan KPU Sumsel berdasarkan PKPU No 5 tahun 2017 tentang dana kampanye,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya akan terus mengecek pemasukan dan pengeluaran dana kampanye secara bertahap. (sumeks)

author
No Response

Leave a reply "Saldo Rekening Kampanye Dodi-Giri Hanya Rp 1,1 Juta"