Serap Aspirasi Pengrajin Usaha Tempe, Mularis-Syaidina Ali Tawarkan Program 1RW4NA

PALEMBANG – Akhir pekan pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) memilih blusukan di kawasan Macan Lindungan Kota Palembang.

Salah satu yang dituju yakni pasar pagi, kemudian mengunjungi sentra pembuatan tempe di Primkopti.

“Usaha ini adalah usaha bersama dari 50 orang pembuat tempe. Rata rata perhari menghabiskan 500 kg kedelai untuk diolah menjadi tempe,”ungkap MD Cawako Palembang No Urut 4 tersebut.

Yang dikeluhkan pengusaha pembuat tempe ini adalah ketersediaan bahan baku kedelai itu sendiri yang tidak menentu dipasaran, sehingga sehingga mempengaruhi harga tempe itu.

“Hal ini membuat pengusaha tempe kesulitan menjaga stabilitas harga tempe,”ujar Pengusaha Sukses ini.

Mendengar keluhan tersebut, Mularis berjanji akan memperhatikan keluhan para pengrajin dan pengusaha tempe.

“Selesai dari blusukan akan segera bersama tim untuk mempelajari dan mencarikan solusi terbaik agar pengusaha tempe tidak gulung tikar, mengingat tempe juga merupakan salah satu konsumsi tertinggi warga palembang,”tegas MD.

Lanjut MD, Salah satu yang ditawarkan pasangan MUSI untuk para pengrajin tempe yakni program 1RW4NA (1 RW 4 Wirausaha).

“Dengan pelatihan, pendampingan dan pemberian pinjaman modal usaha tanpa agunan, akan mengembangkan usaha tenpe di Kota Palembang, “pungkasnya. (rel)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Serap Aspirasi Pengrajin Usaha Tempe, Mularis-Syaidina Ali Tawarkan Program 1RW4NA"