Survey No 1, Ishak-Yudha Tak Mau Jumawa

No comment 416 views

Hasil survei independen dari Lembaga Studi Politik Nasional (LSPN) menempatkan, Calon Gubernur (Cagub), Ishak Mekki dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Yudha Pratomo Mahyuddin di posisi tertinggi.

Direktur LSPN, Rizal Marhaini, menjelaskan hasil survei lembaganya dari 7-17 Mei 2018 dengan jumlah 1000 responsen dan margin of error 3,1%, memposisikan Ishak-Yudha peraih elektabilitas tertinggi dengan besaran 27,60%. Sedangkan Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda di posisi kedua dengan perolehan 25,43%, kemudian Herman Deru-Mawardi Yahya yang terjun bebas ke angka 22,05% dan juru kunci Aswari Rivai dan Irwansyah dengan 8,10%. Sementara yang belum menentukan pilihannya sebanyak 16,82%.

Menanggapi hasil survei tersebut, Juru Bicara Tim Pemenangan Ishak Yudha, Firdaus Hasbullah mengatakan bahwa Ishak Yudha dengan rendah hati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak mulai dari partai, relawan, ulama, tokoh masyarakat dan semua lapisan pemilih yang telah mendukungnya. Dengan data dan fakta ini Ishak Yudha tak akan jumawa.

“Hasil survei ini tak akan membuat Ishak Yudha jumawa. Justru malah menjadi semangat untuk Ishak Yudha mengawal suara yang riil di lapangan,” ujar Firdaus, Senin (21/05/2018).

Firdaus menambahkan aktifitas Ishak Yudha di lapangan dapat dilihat dari pemberitaan media maupun postingan relawan di media sosial setiap harinya. Sebagai contoh, seperti hari ini, Ishak berkoordinasi dengan relawan se – Muaraenim di Gedung Lima Putri Muaraenim.

“Jadi kami bersama Pak Ishak dan Pak Yudha, membaca hasil survei dengan tidak reaktif. Jika tinggi kami tetap bekerja keras, lalu kalau ada yang mengatakan sebaliknya, kami juga tetap bekerja keras,” jelas Firdaus.

Senada dengan Firdaus, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel, Muhamad F Ridho mengingatkan bahwa Ishak adalah petahana yang sudah dahulu berjuang dibandingkan calon – calon lainnya. Bukan hanya berjuang, tapi juga bekerja dan berprestasi sebelum di posisi sekarang sebagai wakil gubernur non aktif.

Sebagai wakil Gubernur, Ishak tentu tak mempunyai peran yang begitu banyak dalam pemerintahan. Yang berarti penilaian positifnya dari masyarakat mendapatkan kemungkinan lebih besar dari calon – calon lainnya.

“Posisi Ishak sebagai petahana dengan citra positif dan dikatakan eksplisit melalui hasil survei, bukanlah hal yang di luar nalar. Dan bukan juga sesuatu yang dapat menimbulkan kepanikan berlebihan dari calon – calon lain,” terang Ridho.

Lebih jauh Ridho menjelaskan kepanikan itu hanya dirasakan oleh pasangan yang kerjanya belum maksimal dan mendapat sentimen negatif. Untuk pasangan yang seperti ini harusnya mencontoh Ishak Yudha untuk bekerja lebih keras lagi.

“Bukan malah mencari perhatian dengan membuat keramaian yang memutarbalikan logika,” tutup Ridho.(Rel)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Survey No 1, Ishak-Yudha Tak Mau Jumawa"