Demi Emas PON 2020 Papua, Atlet Tenis Sumsel TC di Australia

banner 728x90

ketua Umum Pelti Sumsel, Ilyas Panji Alam

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Sumsel menargetkan medali emas pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang dihelat di Provinsi Papua.

Target tersebut akan dikejar dengan upaya. Salah satunya dengan melakukan pemusatan latihan atau training center (TC) di Australia. Nantinya, atlet putra yang berlaga di PON bakal dikirim ke negeri Kanguru untuk mendapatkan program pembinaan khusus selama tiga bulan.

Ketua Umum Pengprov Pelti Sumsel, HM Ilyas Panji Alam mengatakan pasca menjalani pra PON, pihaknya akan memberikan kesempatan bagi atlet untuk beristirahat.

Nantinya, fisik dan teknik atlet mulai digeber di September mendatang.

Baru kemudian pada awal April, pelti Sumsel  bakal mengirim atlet ke Australia guna menjalani TC selama tiga bulan. Sehingga, saat pelaksanaan PON 2020 di Papua yang rencananya dihelat bulan Oktober, baik fisik, mental maupun teknik sudah mengalami peningkatan.

“Kami serius untuk mengejar target medali emas di PON nanti. Sehingga memilih untuk melatih atlet ke Australia. Dari Australia, rencananya mereka akan langsung ke Papua,” katanya.

Bukan tanpa sebab, Australia dipilih lantaran sangat berpengalaman dalam meningkatkan kemampuan atlit khususnya di Cabor Tenis. “Australia terkenal dengan Sport Sciencenya.

Mereka sudah memiliki program pembinaan yang komprehensif yang didukung dengan berbagai penelitian. Ini sangat bagus bagi perkembangan atlet kita,” ucapnya.

Sebenarnya,, selain Australia, negara Inggris dan Spanyol juga memiliki program pembinaan tenis terbaik di dunia. Tapi lantaran jarak yang jauh dan juga biaya, pihaknya memutuskan untuk memilih Australia. “Australia lebih dekat. Juga murah. Tapi tidak kalah kualitasnya,” ungkapnya.

Ia sedikit membocorkan program pelatihan yang bakal didapatkan atlet. Selain mendapat materi teori dan teknik dari pelatih berpengalaman, atlet juga balal mengikuti berbagai turnamen di berbagai kota di Australia.

“Mereka akan tur mengikuti kejuaraan tenis lokal di kota besar di Australia. Seperti Perth dan Canberra. Jadi tidak hanya belajar teori dan teknik saja. Atlet juga akan langsung merasakan iklim bertanding di berbagai kota besar,” ucapnya.

Pelatihan di luar negeri diperlukan untuk mengejar ketertinggalan atlet Sumsel dari atlet dari provinsi lainnya yang memiliki track record juara.

“Musuh-musuh kita cukup kuat. Kalau di pulau Sumatera, ada Sumatera Barat yang jadi langganan nasional. Kemudian ada juga dari Jawa Timur yang atlet putranya nomor satu di Indonesia,” pungkasnya.

author
No Response

Leave a reply "Demi Emas PON 2020 Papua, Atlet Tenis Sumsel TC di Australia"