Honor Panpel dan Wasit Porprov Tidak Jelas, Walikota Prabumulih: Itu urusan KONI Sumsel

banner 728x90

Tim Sepakbola PALI usai Meraih medali emas Porprov Sumsel

 

 

 

Sejumlah pertandingan cabang olahraga (Cabor) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sudah selesai dilaksanakan. Namun honor untuk panitia dan wasit tak jelas alias belum dibayarkan. Parahnya lagi, tak jelasnya honor panitia dan wasit itu terjadi hampir pada semua cabor.Suasana pertandingan Final Sepak Bola di lapangan Ria Jaya Pertamina, Rabu (20/11) sore

“Kami menanyakan kenapa sampai sekarang honor kami tak kunjung dibayarkan. Padahal hari ini (kemarin, red) sudah final pertandingan sepak bola,” ujar Isham, salah-satu wasit Cabor sepak bola, kemarin (20/11).
Lebih lanjut, dia mengaku bersama para wasit dan panitia lain sudah bekerja selama 10 hari namun masih tak ada kejelasan perihal honor. “Karena kan kalau sudah final ini kami akan pulang kerumah masing-masing. Istri dan anak dirumah sudah menunggu dibawakan oleh-oleh,” sebutnya.
“Ya, kami disini mempertanyakan kenapa honor tak kunjung dibayarkan. Bahkan tadi ada rencana final sepak bola akan diundur. Tapi sepertinya tidak jadi,” ujar Wasit lain yang enggan menyebutkan namanya.
Menanggapi keluhan panitia dan wasit, Ketua Panitia Pelaksana Sepakbola Porprov XII, Yopi Indra Putra tak menapik hal itu. “Ya memang belum dibayarkan dan tadi sempat adanya rencana penundaan final khusus sepak bola karena honor masih tak jelas,” sebutnya.
Hanya saja, pihaknya mengaku sudah mengkonfirmasi perihal honor kepada Plt Ketua KONI Sumsel, Dhenie Zainal. “Dia minta tolong supaya pertandingan terus dilanjutkan. Sebelum penutupan Porprov sudah bisa diselesaikan masalah honor,” imbuhnya.
 
Selain sepak bola, kata dia. Belum dibagikannya honor panitia dan wasit itu juga terindikasi ke seluruh cabor yang lain.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Prabumulih, Joko Firdaus menyebutkan honor wasit dan juri itu adalah kewajiban KONI Provinsi dan bukan Prabumulih sebagai tuan rumah Porprov. “Kita serahkan ke KONI provinsi saja bagaimana yang terbaik. Itu hak KONI provinsi bukan kita,” imbuhnya.
Tapi pada prinsipnya, pihaknya sebagai tuan rumah meminta kepada KONI provinsi supaya pertandingan tetap berlanjut. Ditanya apakah ngadatnya pembayaran honor terjadi ke seluruh cabor? Joko membenarkan seluruh cabor belum dibayarkan termasuk hockey juga belum dibayarkan. “Itu masalah intern Pemprov dan KONI Provinsi. Tapi Prabumulih sebagai tuan rumah, kita himbau tetap dilaksanakan pertandingan dan masalah honor tinggal tunggu proses sajalah,” jelasnya.
Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengaku persoalan honor bukan kewenangan pihaknya. “Itu rumah tangga mereka, kita tidak ikut campur. Tapi tetap akan kita koordinasikan,” tukasnya.
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Honor Panpel dan Wasit Porprov Tidak Jelas, Walikota Prabumulih: Itu urusan KONI Sumsel"