KABUPATEN BESEMAH MEMBAWA BERKAH !

No comment 378 views
banner 728x90

Oleh: Arudji Kartawinata 

Arudji Kartawinata

Untuk menambah wawasan dan pemahaman, khususnya Jeme Besemah dimanapun beredar (berada), tentang pembentukan kab Besemah adalah kebutuhan bukan keinginan, kpentingan elit masyarakat dan pemerintahan, ada yang menghendaki agar Pagaralam terpisah dari kab Besemah seperti yang terjadi saat ini, rakyat dibiarkan menderita, jika Pagaralam menjadi ibukota kab Besemah, akan membawa berkah bagi kota Pagaralam, bagi semua rakyat yang berada di wilyah Besemah dan dimanapun

Berkah yang pertama, bersatu kembali wilayah Besemah kedalam satu pemerintahan seperti kewedanaan tanah pasmah dulu, barkah bagi rakyat mendapat pelayanan pemerintah lebih mudah jarak antara rakyat dgn pemerintahan lebih dekat di Pagaralam

Berkah yang kedua, ini yang jangan sampai di lupakan, dengan digabungnya kembali wilayah Besemah maka luas wilayah, jumlah penduduk kab Besemah akan bertambah, jika sekarang APBD kota Pagaralam 800 milyar pasti akan bertambah bisa dua kali lipat, yang pasti diatas satu koma trilyun, karena tambah luas wilayah dan jumlah penduduk dari Jarai area, Tanjing Sakti area, Kota Agung area

Berkah yang ketiga, percepatan pembangunan, bertambahnya dana perimbangan dari pusat, dana alokasi umum (dau), dan dana alokasi khusus (dak) biaya pembagunan bertambah dan mudah mengalokasikan, tuk kepentingan rakyat Besemah di wilayah Jarai, Tanjung Sakti dan Kota Agung, yang selama ini tergantung dg APBD kab Lahat, dan prioritas untuk masyarakt Lahat baru Besemah kalau masih ada sisa

Berkah yang keempat, Pagaralam jadi ibukota kab Besemah, maka Pagaralam makin banyak dikenal dalam keseharian, Besemah di sebut jika urusan dgn pelayanan pemerintahan, tapi jika Pagaralam terpisah dengan kab Besemah cepat atau lambat Pagaralam akan hilang dari peredaran, dari sisi pemerintahan sulit untuk berkembang, karena mayoritas penduduk kota Pagaralam adalah petani, sedangkan prioritas pembangunan mengacu pada pembangunan perkotaan, tidak.akan pernah sinkron, dimana pun tidak ada walikota yg ngurusi pertanian

Jangan salah mengambil keputusan, dulu para pejuang memilih Pagaralam jadi kota membuat wilayah Besemah tercerai berai, jika Pagaralam tidak mau nerima penggabungan Jarai area, Tanjung Sakti area, Kota Agung area Pgaralam akan jadi kota mati, aktifitas ekonomi lumpuh, yang mengisi pasar-pasar di Pagaralam orang dari Jarai berniaga di Pagaralam, jika Jarai jadi ibukota kabupaten Besemah Ulu Lintang, maka Pagaralam bisa jadi tinggal cerita

Kab Besemah Ulu Lintang, jika Pagaralam ingin tetap terpisah dengan kabptn Besemah, akan menjadi presden buruk bagi masyarakat Juray Besemah, ada elit dan masyarakat Pagaralam yang tdak setuju kab Besemah di gabung dgn Pagaralam, atas dasar kepentingan kekuasaan bukan untuk kepentingan rakyat

Jika itu yang dikehendaki, Jarai area segera di mekarkan jadi tiga kecamatan lagi, sehingga menjadi tujuh kecamatan, syarat membentuk kab sekarang baru empat, tinggal menunggu lima tahun setelah terbentuk tiga kecamatan baru, diatas tahun 2025 Jarai bisa diusulkan jadi kab Besemah Ulu Lintang ibukota Jarai

Semua itu tergantung pilihan masa kini resiko akan ditangging anak cucu nanti, apakah kita akan mewariskan sejarah, kesejahteraan atau masalah, jika pilihan kab Besemah ibukotanya Pagaralam, Besemah terhimpun, kembali 10 atau 20 thn kedepan Besemah bisa menjadi empat kabpaten, kab Besemah Induk (Libagh) ibukota Pgaralam, kab Besemah Ulu Lintang ibukota Jarai, kab Besemah Ulu Manna ibukota Tanjung Sakti, kab Besemah Tengah Padang ibukota Kota Agung, kita tidak tau perubahan sistim pemerintahan di Indonesia dari.masa kemasa seperti apa.

author
No Response

Leave a reply "KABUPATEN BESEMAH MEMBAWA BERKAH !"