Protes Pimpinan DPR dan Pemerintah dalam Paripurna Tidak Korum, Ini Tanggapan Emi Sumirta

banner 728x90

Emi Sumitra, Anggota DPRD Banyuasin dari Fraksi PKB 

DPRD merupakan lembaga pemerintah yang isi nya perwakilan rakyat utusan partai politik yang mewakili dapil masing-masing  ketika pemilu. Jangan heran ketika didalam nya selalu berbeda pendapat karena membawa aspirasi masyarakat banyak.

Karena DPR bukan TK  yang hanya menjadi tempat bermain dan belajar. Juga bukan lembaga militer yang hanya 1 komando. Semua keputusan harus berdasarkan musyawarah mufakat. Ketua dan wakil-wakil  ketua biasanya disebut pimpinan itu hanya mewakili anggota DPR dalam  hal urusan administrasi saja.

Ketika telah disetujui anggota DPR  makanya forum tertinggi dlm lembaga dpr yaitu paripurna. Biasa nya sebelum paripurna dilaksanakan terbentuklah rapat2 kecil. Antara lain rapat fraksi rapat komisi rapat banmus rapat banggar dan rapat pansus.

Ketika dirapat2 kecil tsb tdk adanya kemufakatan itu akan berdampak ke rapat paripurna. Mgkn apa yg terjadi hari ini adalah bentuk salah 1 protes dari kawan2 anggota dpr terhadap dinamika politik yg terjadi akhir2 ini. Hendaknya menjadi bahan koreksi bagi semua pihak.

Terutama pimpinan dpr dan pimpinan fraksi mgkn terjadi miss komunikasi atau apa yg saya sendiri tdk tau permasalahan yg sebenarnya. Jadi saya harap kepada masyarakat banyuasin terutama teman2 media jgn terlalu kaget hal seperti ini biasa terjadi mgkn banyuasin baru kali ini tapi ditempat lain bahkan di dpr ri bkn suatu hal yg aneh dan tabu ketika paripurna dak kourum. Positif thinking aja dlm menyikapi hal ini. Agar banyuasin bangkit adil dan sejahtera bisa berjalan dgn lancar dan segera terwujud.

author
No Response

Leave a reply "Protes Pimpinan DPR dan Pemerintah dalam Paripurna Tidak Korum, Ini Tanggapan Emi Sumirta"