PT PUSRI Milik Siapa ?

No comment 786 views
banner 728x90

Oleh: Arudji Kartawinata

Lama saya pertimbangkan apakah pertanyaan ini harus saya sampaikan lewat fb, di WA Group Pusri Pensiunan, tidak ada yg tau siapa pemilik PT Pusri sebenarnya, siapa tau diantara warga sumsel ada yang tau, kalau dari sejarahnya PT Pusri berdiri 24 Desember 1959 di Palembang, thn 1950an terjadi.pemberontakan PRRI, di Sumatera, di Sulawesi Permesta, di Jawa Barat DII/TII,

Presiden pertama Bung Karno merintah kan Jendral Nasution nemui pembrontak di sumsei, dipimpin kolonel Simbolon, keluar dari hutan, pak Nas bertanya "kalian mau apa ?, "kami mau pembangunan tidak tekonsentrasi di Jawa", pak Nas nanya lagi "kalian punya apa ?, di jawab kolonel Simbolon "kami punya minyak dn gas bumi, pertamina di plaju, sungai gerong, stanvac di pendopo", kami punya batu bara, punya air dari sungai musi dan udara yang tak akan habis sebagai bahan baku pupuk

Jendral Nasution melapor pada Bung Karno dan mengutus menteri untuk memastikan apa bisa dilaksanakan atau tidak, tahun 1959 di bangun pabrik Pusri 1, pabrik pupuk pertama, terbesar di Indionesia bahkan di dunia dengan nama PT PUPUK SRIWIJAJA perusahaan kelas dunia, tahukah anda ?, modal pertama 100 juta rupiah, 60% atau 60 juta pemerintah pusat dan 40% atau 40 jt pemda swatantra tk 1 Sumsel 50% atau 20 juta dibayar tunai, 50% sisanya diambil dari keuntungan Pusri selama 10 tahun, 1959 s/d 1969 masak tidak lunas, semua tercatum dalam akte pendirian Pusri

Tahun 1960 era orde lama, seluruh perusahaan swasta asing dan nasional diambil oleh negara PT Pusri jadi PN Pusri kantor pusat di Jakarta, pada tahun 1964 PN Pusri kembali menjadi PT Pusri, tapi akte pendirian PT Pusri hilang pada periode ini, dan 40% saham pemda sumsel tak pernah ditelusuri, sehingga PT Pusri menjadi peruhaan milik negara (BUMN), dan pemda tk 1 Sumsel tidak menerima pembagian keutungan (deviden) dari Pusri sebagai pemilik saham 40%

Tahun 1964 gubernur sumsel pertama H. A. Bastari menemui Bung Karno minta dibangun jembatan hubungkan Palembang Ilir dengan Palembang Ulu, Bung Karno bilang "Palembang sudah ada Pusri", gubernur H. A Bastari bilang ke Bung Karno kalau tidak ada jenbatan yang menghubungkan palembang Ilir dan Plg ulu bagaimana ngangkut pupuk ke luar Palembang" Bung Karno setuju dibangunlah Jembatan Bung Karno sekarang Jembatan Ampera, biaya dari pampasan perang Jepang

Era tahun 1970 an, melalui seorang putra tebaik Sumsel Brigjen H. Hasan Kasim, membangun P2, P3, P4 dan P5, Pusri 5 dibangun di Aceh tak ada lagi lahan di Palembang, untuk menghargai pahlawan nasional Aceh dinamakan PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) Aceh, dari kapasitas produksi pupuk urea 90 ribu ton/tahun menjadi diatas 1 juta ton/tahun.

Nama PT Pusri dikenal diseluruh nusantara dan luar negeri, ada kantor perwakilan di Amereka dan Jepang, didalam negeri Indonesia berhasil swasembada beras tahun 1984, bisa membantu negara miskin di Afrika, Indonesia dapat penghargaan pangan dari FAO organisasi PBB, sebagai apresiasi pemerintah orde baru,

Presiden Soeharto memerintahkan mentri perindustrian Tungky Aribowo kumpulkan seluruh asset perusahaan pupuk diberikan kepada PT Pusri Holding Company (PT PHC) Pusri sebaga induk holding, bebagai penugasan pelayanan publik "publlk service obligation - pso", selain Pusri ada juga Universitas Sriwijaya (UNSRI), Sriwjaya Air layanani transportasi udara seluruh nusantara, tahun 2004 ada Sriwijaya Football Club (SFC) menjadi kebanggaan wong sumsel membawa nama kerajaan Sriwijaya

Sejarah kemudian berbalik, Pusri dgn berbagai pengalamn bidang pupuk, produksi, pemasaran, distribusi, memiliki kantor perwakilan diseluruh provinsi, gudang pupuk diseluruh kab, dan kecamatan, punya tujuh kapal curah, empat plabuhan pupuk di empat provinsi, kantor pusat pemasaran di Jakarta, sekarang semua tinggal sejarah, kenangan dan cerita pada anak cucu, perusahaan sekelas PT Pusri saja bisa diganti dengan semaunya bagaimana yang lain, entah apa yg terjadi dengan pemerintah Indonesia saat ini,

Kini PT Pusri sudah diganti dengan PT Pupuk Indonesia, bukan cuma nama, logo diganti, sejarah Pusri hilang, kontribusi pembangunan selama setengah abad lebih sejak tahun 1959 otomatis hilang, 40% saham pemda Sumsel sejak lama tak tentu rimbanya, masyarakat "wong" sumsel tenang saja, mungkin karena masih ada PT Pusri Palembang yg didirikan oktober 2010, tahun depan baru usia sepuluh tahun, dengan tiga pabrik tua dan yang baru Pusri 2B, semua ini saya tulis mumpung saya masih diberi umur

JAS MERAH - jangan sekali-kali melupakan sejarah - bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan, tahun 2007 saya pernah ungkap masalah 40% saham pemda Sumsel di PT Pusri, nolak pemidahan "spin off" Pusri, penggantian nama dengan perusahaan baru apapun namanya sekarang PT Pusri 1959 sudah dihanti PT Pupuk Indonesia, sejarah dan nama besar Pusri hilang, apa yang salah fenhan Pusri, kenapa pemprov, pejabat, anggota dewan, masyarakat "wong" Sumsel semua diam. (***)

author
No Response

Leave a reply "PT PUSRI Milik Siapa ?"