Berseteru Dengan Tim Ofi Mawardi, Hensyi: Mereka Duluan Yang Mulai

banner 728x90

Indralaya,rakyatsumsel.com- Beberapa minggu ini terjadi perseteruan sengit antara bakal calon Bupati Ogan Ilir, Hensyi Fitriansyah dengan rombongan tim bakal calon Bupati ogan Ilir, Nofiadi.

Soal perseteruan ini, Hensyi mengatakan, bahwa tim Ofiadi yang memulai, jadi mau tidak mau dirinya melayani.. karena selama ini, baik-baik saja.

Perseteruan dimulai, saat Hensyi menampilkan foto dirinya sebagai bakal calon bupati jalur independen di medsos dengan memakai baju PSI.

"Langsung puluhan akun menyerang. baik akun asli maupun palsu sahut menyahut. Ada yg menuduh saya tidak beragama, kacung china, karena memakai jaket PSI yang mereka anggap partai penetang syariah yang tidak beragama. Saat saya cek satu persatu akun mereka, penuh dengan gambar Ofi Mawardi dan ada juga vidio dari personel Pal TV yang memuju muji keberhasilan mawardi di OI," cerita Hensyi.

Melihat ini, Hensyi menanggapinya dengan santai. Meski beragam komentar terus muncul, tetap ditanggapi santai oleh Hensyi.

Kemudian saat ada kasus Jiwa Sraya, saya kembali diserang, dengan berbagai alasan. " saat saya cek akunnya, kembali akun timnya Ofi Mawardi, namun tetap santai," ujar Hensyi..

Lalu Hensyi kembali memposting gambar dirinya, memasang pengumuman mencari tim untuk mencari dukungan KTP. Respon bagus,r ribuan orang bergabung lewat WA,  tapi banyak yang mencemooh. saat dicek ternyata akun akun palsu itu banyak yg fotonya orang Hanura. Bahkan mereka mempengaruhi akun lainnya tidak usah memberikan KTP kalau tidak dibayar.

Sampai sini Hensyi masih santai, karena baginya tingkat popularitas berbanding lurus dengan jumlah haters. kemudian Hensyi kembali memfosting foto dirinya dengan himbauan kepada warga Ogan Ilir di medsos, kalau ada tim survey yang turun ke Ogan Ilir, jangan lupa menyebut nama dirinya. kembali rombongan tim Ofi menyerang dirinya, ada yang mentertawakan. bahkan akun FB atas nama Noviadi, juga turut mentertawakan.

namun Hensyi mulai emosi, saat dia memposting himbauan dari KPU agar jangan mengumpulkan dukungan KTP menggunakan uang, rombongan tim Ofi ini, baik yang akun palsu maupun akun asli, sahut menyahut di kolom komentar.

" Ada yang menyebut saya buntu, lolo dan gilo nak melawan Ofi," terang Hensyi.

Kemudian mereka menampilkan hasil survey Charta Politika, dengan menyebut nama saya tidak ada dalam survey, dengan nada mentertawakan. karena saya tahu soal statistika, saya bedah satu persatu survey mereka, dari jumlah total lebih dari 100 persen, metodenya, waktunya jumlah responden, cara penarikan sampel dll..

Karena sudah dilewat batas, lalu sata tag akun fb atas nama Achmad wazir Noviadi, namun tetap saja tidak ada tanggapan." Disinilah, saya tulis dikolom komentar, kalau masih saja, seperti ini, artinya mengajak perang," kata Hensyi.

Mulailah hensyi mencari kelemahan Ofi "Kebetulan saya ada kawan sebagai presiden DPP generasi anti narkoba nasional (GANN). saya lantas bergabung dengan DPP GANN. Akan saya undang kasih penyuluhan dari desa ke desa bahaya narkoba," ujar Hensyi.

Hensyi heran, apa gunanya tim Ofi menyerang dirinya. Katanya Ofi tidak bisa dilawan, tapi setiap hari menyerang saya di medsos.kan aneh. " Maksud saya fokus saja, dengan calon masing-masing, tidak usah mengurusi orang lain. Belum tentu juga saya jadi calon. parpol pengusung belum ada, jumlah dukungan KTP masih kurang banyak.. saya ini orangnya santai, tapi kalau ajak perang, ya saya layani," tutup Hensyi. (Adi)

 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Berseteru Dengan Tim Ofi Mawardi, Hensyi: Mereka Duluan Yang Mulai"