Perpaduan Tokoh Senior dan Tokoh Muda Jadi Penentu Kemenangan Pilkada OKU

banner 728x90

Tonni Samsuddin

Perpaduan tokoh senior dan muda akan menjadi faktor penentu dalam meraih suara terbanyak pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, karena lebih dari separuh pemilih adalah kaum milenial.

Hal ini juga berlaku pada Pilkada Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Sebagian warga masyarakat khususnya pemilih muda menginginkan perubahan yang cepat untuk mengejar ketertinggalan kabupatan OKU dibanding dengan kabupaten lainnya, sehingga diperlukan sosok pemuda yang siap bekerja siang malam untuk kemajuan masyarakat di kabupaten OKU.

Beberapa tokoh politik senior juga sudah menyiratkan akan bertarung pada Pilkada OKU 2020 kelak. Termasuk Bupati petahana Kuryana Azis dan Wakil Bupati petahana Johan Anuar.

Salah satu tokoh muda yang menarik perhatian warga masyarakat pada Pemilihan Legislatif (pileg) lalu adalah Tonni Syamsuddin yang merupakan putra kelahiran kabupaten OKU yang sarat dengan pengalaman di dalam dan luar negeri.

Pemuda yang merupakan lulusan S2 dari Australia ini pernah menjadi calon legislatif DPR Pusat dari Partai Solidaritas Indonesia pada Pileg 2019 yang lalu dan mendapatkan suara yang cukup signifikan di daerah pemilihannya.

Pria 39 tahun ini lahir dan dibesarkan di Baturaja dan setelah lulus dari SMA Negeri 1 OKU pada tahun 1998, dia memilih untuk merantau ke Jakarta dan melanjutkan studi S1 pada jurusan Teknik Pertambangan di Universitas Trisakti Jakarta. Pada 2003 Tonni berhasil lulus dengan predikat lulusan terbaik dan hanya berselang hitungan bulan dia langsung mendapatkan pekerjaan di PT. Freeport Indonesia (PTFI) di Papua dan sampai saat ini telah berkarier di PTFI selama lebih dari 15 tahun.

Selama bekerja di PTFI Tonni mendapatkan penugasan di berbagai bidang baik itu di dalam dan luar negeri. Pada 2008 pernah dikirim ke Arizona, Amerika Serikat untuk mengikuti pelatihan dalam rangka penerapan teknologi baru di PTFI, kemudian pada tahun 2011-2012 mendapatkan tugas belajar dengan beasiswa penuh dari pemerintah Australia untuk melanjutkan studi S2 di University of New South Wales Sydney Australia dengan mengambil spesialisasi dibidang Manajemen Industri Pertambangan.

Pada 2013 ayah dua orang anak ini kembali ke Indonesia dan bertugas lagi di Papua. Tak lama berselang pada tahun 2014 Tonni Syamsuddin kembali ditugaskan untuk bekerja di salah satu tambang milik Freeport Mcmoran di Arizona, Amerika Serikat dan membawa serta keluarganya untuk hijrah ke Amerika Serikat.

Pada tahun 2016 Tonni dihadapkan dalam pilihan yang sulit, antara melanjutkan karirnya di Amerika Serikat atau kembali ke Tanah Air. Atas saran keluarga dan orangtuanya akhirnya Tonni memutuskan untuk meninggalkan karirnya di Amerika Serikat dan kembali mengabdi di tanah air.

Pengalaman hidup dan pengalaman profesional Tonni selama ini telah membentuk sosok dan kepribadian yang disiplin, jujur, peduli dan memiliki cakrawala yang global sehingga akan sangat cocok untuk mendampingi para tokoh senior dalam Pilkada kabupaten OKU yang akan datang dan diyakini memiliki peluang yang besar untuk meraih suara terbanyak pada Pilkada yang akan datang.

Ketika dihubungi melalui Whatsapp pada 6 Agustus 2019 lalu, Tonni menyampaikan bahwa saat ini sedang berada di Mekkah, Saudi Arabia dan masih fokus melaksanakan rangkaian ibadah haji.

“Mohon doanya agar kami diberikan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji dan Inshaa Allah, setelah selesai ibadah haji saya akan segera membentuk tim untuk lebih mengintensifkan sosialisasi rencana pencalonan serta melakukan silaturahmi dengan para tokoh dan masyarakat di OKU”, pungkasnya.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Perpaduan Tokoh Senior dan Tokoh Muda Jadi Penentu Kemenangan Pilkada OKU"